Tidak
berbeda dengan tahun lalu, musim haji tahun 1437 H/ 2016 M pun
kemungkinan besar masih berada di musim panas. Seperti kita ketahui
bersama bahwa pada musim haji tahun lalu tidak sedikit jemaah haji yang
terkena dampak suhu tinggi seperti heat stroke. Dalam rangka
meningkatkan kompetensi calon petugas haji, Asosiasi Kesehatan Haji
Indonesia (AKHI) berinisiatif mengadakan seminar & workshop dengan
tema
“Antisipasi Pengaruh Musim Panas pada Jemaah Haji dan Umrah” dengan harapan calon petugas mendapatkan paparan mengenai situasi dan kondisi musim panas di Arab Saudi saat operasional haji tiba.
“Antisipasi Pengaruh Musim Panas pada Jemaah Haji dan Umrah” dengan harapan calon petugas mendapatkan paparan mengenai situasi dan kondisi musim panas di Arab Saudi saat operasional haji tiba.
Seminar & workshop yang ditujukan
bagi para tenaga kesehatan ini akan didukung oleh narasumber yang
kompeten, diantaranya adalah Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Keynote speaker),
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Kepala Pusat
Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Ketua umum Asosiasi Kesehatan Haji
Indonesia, serta para pakar kesehatan haji.
Selain seminar & workshop yang akan
diselenggarakan pada hari sabtu 13 Februari 2016 di UIN Syarif
Hidayatullah, akan diadakan pula pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support
(BTCLS) plus materi tambahan manajemen pelayanan kesehatan haji
sebanyak tiga angkatan (angkatan I: 12 – 16 Maret 2016 (Asrama Haji
Pondok Gede Jakarta), angkatan II: 23 – 27 April 2016 (Cirebon) dan
angkatan III: 13 – 17 Mei 2016 (UIN Jakarta)) , dengan narasumber dari
Pusat Kesehatan Haji, Ketua umum AKHI, serta praktisi kesehatan haji dan
tim BTCLS. Pada akhir pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat
dengan Angka Kredit Pusdiklat Tenaga Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan.